Minuman Keras Yang Dibuat Dari Bahan Yang Tidak Seperti Lazimnya

Resiko terbesar bagi pecandu adalah penyakit jantung dan kardiovaskular serta stroke. Selain itu, juga dapat mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Alkohol juga dapat meningkatkan kadar gula darah yang dapat mengatasi diabetes, hiperglikemia dan hipoglikemia.

Selain itu, beberapa risiko kesehatan lainnya siap mengintai pecandu alkohol. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh alkohol, antara lain sebagai berikut:

  • Menimbulkan ganguan fungsi hati. Menurunkan kemampuan hati mengkondisikan lemak, meningkatkan lipoprotein, menimbulkan hiperlimidemia (meningkatkan jumlah variasi racun dalam hati).
  • Perubahan pada struktur dan fungsi pankreas.
  • Merusak selaput lendir lambung, menyebabkan kanker tenggorokan dan sepanjang saluran pencernaan, memperburuk fungsi usus halus dalam menyerap makanan yang berakibat kekurangan gizi.
  • Menimbulkan kelemahan otot.
  • Merusak sumsum tulang belakang, menghambat pembentukan trombosit, anemia dan leukimia.
  • Menghilangkan fungsi endokrin, mengurangi produksi testoteron.
  • Menyebabkan detak jantung meningkat, meningkatkan tekanan darah jantung, dan kardiomiopia.
  • Meningkatkan risiko kanker.
  • Menyingkirkan kesulitan koordinasi motorik, bicara pelo dan mabuk.

Minuman keras merupakan Minuman racikan Yang dipermentasi Dari bahan-Bahan Tertentu. Di dunia ini ada berbagai macam minuman keras khas dari berbagai negara.

Minuman-minuman ini dibuat dari bahan dasar anggur atau beras. Di Indonesia, minuman keras yang sering disebut miras ini juga sering kita temui di daerah dan sebagian besar miras ini sangat berbahaya untuk manusia.

Namun apa jadinya jika minuman beralkohol ini dibuat dengan bahan yang tidak lazim seperti yang akan kita bahas pada artikel ini. Mau tahu apa saja yang mereka buat untuk minuman keras ini? Langsung aja kita simak reviewnya.

Pengertian Minuman Beralkohol

Alkohol adalah minuman yang mengandung etanol yang diperlukan dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi, baik dengan cara menyediakan bantuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak yang terkait dengan cara mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran minuman yang mengandung etanol yang diperoleh dari fermentasi.

Dalam jumlah yang sedikit, etanol dapat mempengaruhi otak sehingga dapat mengubah perasaan menjadi sedikit lebih baik, tetapi dalam jumlah yang besar pengaruh etanol pada otak menjadi berbahaya. Orang yang minum banyak alkohol akan kehilangan kontrol diri dan bahkan bisa kehilangan kesadaran.

Kebiasaan meminum alkohol telah ada sejak zaman dahulu di semua Negara. Dalam cerita zaman kuno juga banyak yang disebut-sebut kesukaan minum-minuman yang mengandung alkohol yang memabukkan.

Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol seperti bir, bir hitam, wisky, vodca, brendi, cognac, anggur (anggur) dan sebagainya.

Sementara minuman yang beralkohol tradisional adalah brem, ciu, tuak dan arak yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dulu.

Dampak Minuman Keras

Minuman beralkohol bisa berakibat buruk pada kesehatan. Para pecandu minuman beralkohol yang berkepanjangan memiliki pengaruh langsung pada semua bagian otak mereka, termasuk pada hipotalamus.

Peminum berat juga mendapatkan begitu banyak kalori dari alkohol sehingga tidak memiliki rangsangan untuk makan. Masalah ini akan menyebabkan kurangnya asupan vitamin dalam tubuh.

Pada tahap yang ekstrem, kondisi ini dapat terjadi Demensia yaitu salah satu dari fenomena otak organik. Namun, efek ini biasanya dirasakan setelah bertambah-tahun.

Jika seseorang meminum minuman ini dalam dua gelas air, maka alkohol yang masuk ke dalam darahnya sebesar 5 mg pada setiap 100 cm darah.

Kemudian, alkohol itu sedikit demi sedikit, sesuai dengan yang masuk ke darah, orang itu tentu saja akan kehilangan daya tahan fisik dan akan kehilangan kontrol diri (kontrol diri) kenormalan akalnya.

Ternyata senang dan sedih, tangisannya, memulai kegembiraan, tetapi ia masih mampu mengendalikan saraf dalam kendali.

Pada saat ini ia tidak akan pingsan, hanya bisa berjalan kompilasi. Setiap kadar alkohol yang masuk ke dalam darah meningkat hingga 150 mg pada setiap 100 cm darah, ia akan kehilangan kontrol diri yang hilang pula kontrol saraf dalam darah. Lebih dari itu, pada sesi ini pusat saraf menjadi bebas tanpa aktivitas (tidak mampu menerima respons).

Dalam urain di atas, dapat disangkal bahwa semakin besar meminum minuman memabukkan yang dikeluarkan di dalam tubuh orang yang meminumnya maka semakin besar pula pengaruhnya, dapat menyebabkan kerusakan dan meningkatkan organ tubuh lainnya.

Disamping itu, pengaruh terhadap Limfa yaitu dengan kadar 1 persen saja, alkohol akan menyebabkan denyut jantung bertambah 10 kali dalam satu menit.

Demikian pula dalam sel-sel darah yaitu 1 persen alkohol dituangkan pada setetes udara dan diteteskan di atas darah, maka sel darah merah berubah menjadi kuning dan fungsi darah putih akan berkurang. Dengan demikian, tentu saja akan mempengaruhi daya tahan tubuh dalam melawan berbagai penyakit dan bakteri yang akan masuk.

Resikonya apa?

Resiko terbesar bagi pecandu adalah penyakit jantung dan kardiovaskular serta stroke. Selain itu, juga dapat mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Alkohol juga dapat meningkatkan kadar gula darah yang dapat mengatasi diabetes, hiperglikemia dan hipoglikemia.

Selain itu, beberapa risiko kesehatan lainnya siap mengintai pecandu alkohol. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh alkohol, antara lain sebagai berikut:

  • Menimbulkan ganguan fungsi hati. Menurunkan kemampuan hati mengkondisikan lemak, meningkatkan lipoprotein, menimbulkan hiperlimidemia (meningkatkan jumlah variasi racun dalam hati).
  • Perubahan pada struktur dan fungsi pankreas.
  • Merusak selaput lendir lambung, menyebabkan kanker tenggorokan dan sepanjang saluran pencernaan, memperburuk fungsi usus halus dalam menyerap makanan yang berakibat kekurangan gizi.
  • Menimbulkan kelemahan otot.
  • Merusak sumsum tulang belakang, menghambat pembentukan trombosit, anemia dan leukimia.
  • Menghilangkan fungsi endokrin, mengurangi produksi testoteron.
  • Menyebabkan detak jantung meningkat, meningkatkan tekanan darah jantung, dan kardiomiopia.
  • Meningkatkan risiko kanker.
  • Menyingkirkan kesulitan koordinasi motorik, bicara pelo dan mabuk.

Minuman Keras Dengan Bahan yang Aneh

Minuman keras yang biasa kita lihat adalah minuman yang dibuat hasil fermentasi seperti bir atau anggur. Namun, minuman di bawah ini terbuat dari bahan yang tidak lazim dan bahkan bisa dibilang menjijikkan, seperti berikut ini:

Kotoran Manusia

Di korea ada satu minuman keras yang sangat unik. Tidak seperti kebanyakan minuman keras yang ada di dunia, minuman keras yang biasa disebut Ttongsul ini dibuat dari bahan dasar manusia yang difermentasikan. Minuman ini dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari epilepsi, patah tulang, hingga luka pada kulit.
Resep dan cara pembuatan Ttongsul dipercaya telah ada sejak dahulu dan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Kabarnya sejak tahun 1960-an, publikasi pembuatan Ttongsul percaya telah berakhir dan tidak lagi ada orang yang bisa mendapatkannya.

Namun, upaya penelusuran yang dilakukan oleh seorang VICE berhasil menemukan seorang dokter tradisional Korea yang meminta orang terakhir yang mampu membuat Ttongsul. Uniknya, Ttongsul buatan pria bernama Lee Chang Soo ini dibuat dari kotoran manusia.

Sebenarnya Chang Soo pada awalnya menggunakan berbagai jenis kotoran binatang dalam resep Ttongsul buatannya, mulai dari kotoran kelelawar hingga kotoran ayam.

Resep ini dapat mengatasi masalah pencernaan. Hanya saja seiring perkembangan, ia mulai jarang menggunakan resep ini dan lebih banyak membuat Ttongsul yang berbahan dasar kotoran manusia. Meskipun berbahan dasar kotoran manusia, Chang Soo mengklaim minumannya yang disetujui.

Untuk membuat Ttongsul, Chang Soo tidak menggunakan sembarang kotoran. Ia hanya menggunakan kotoran dari anak yang diletakkan di bawah enam tahun.

Kotoran itu kemudian ia campur dengan air dan difermentasikan. Sebelum dapat diminum, minuman ini harus dibiarkan selama beberapa minggu dengan suhu yang tinggi.

Lantas bagaimana rasa dari minuman yang memiliki kadar alkohol sembilan persen ini? “Rasanya seperti anggur dari beras biasa, namun saya mencoba bernafas, seperti baunya”, ungkap jurnalis VICE setelah mencoba.

Saat ini populer masyarakat Korea tidak tahu apakah minuman tradisional ini masih ada. Beruntunglah berkat penelusuran dari publikasi VICE ini di masyarakat Korea yang hadir bisa mengetahui bahwa minuman yang dipercaya memeiliki banyak manfaat ini belum benar-benar punah.

“Aku senang karena saat ini kotoran manusia sudah tidak lagi digunakan sebagai obat,” ungkap Dr Chang Soo pada koresponden VICE, seperti dilansir oleh Daily Mail.

Liur Udara

Minuman dengan resep unik ini berasal dari suku asli Amerika Tengah, dikenal dengan nama Chicha. Minuman ini merupakan suku khas India di Peru, dibuat dari buah bernama Yucca.

Namun, demikian pula yang mengganti dari jagung, sehingga mudah mengubah bir dari sari buah. Yang unik dari chicha adalah proses pembuatanya.

Peracik sebelumnya mengunyah jagung hingga bentuknya lebih halus, kemudian mereka meludahkannya ke dalam sebuah wadah yang kering.

Sampai kemudian dibiarkan berfermentasi dan salah satu yang membuat jagung ini lebih manis adalah air liur orang-orang yang meraciknya.

Isi Perut Tawon

Sementara di Borgorose, Italia, ada hasil penelitian yang diperlukan tentang tawon. Kawasan Italia yang memang dikenal dengan masyarakatnya yang pandai meracik bir, maka tidak heran jika mereka gemar sekali melakukan eksperimen.

Dibantu para peneliti yang sedang mencari cara menyimpan dan membeli ragi yang didapatnya dari kulit anggur.

Dan ragi pembohong itu merupakan hasil pencernaan yang dikeluarkan oleh kencing atau kotoran lainnya. Untuk para peracik bir, Borgose hal ini merupakan bahan dasar yang menarik untuk dibuat bir.

Janggut Manusia

Lelaki asal Oregon, John Maier, dikabarkan berhasil membuat bir dengan resepnya yang unik, yaitu dengan menambahkan potongan janggut yang dimilikinya.

Diawali dengan menaburkan ragi ke atas untuk mendapatkan janggut hingga akhirnya terciptalah ragi pembohong jenis baru dan unik. Namun meskipun masih dalam pengembangan oleh Rogue Ales, bir yang satu ini memiliki resep yang unik.

Bayi Tikus yang Masih Hidup

Di Cina, ada miras tradisional yang dibuat dari fermentasi beras yang dicampur dengan bayi tikus yang diambil lebih dari 3 hari. Ternyata tak hanya menjijikkan, minuman ini juga mengandung tidak cukup sadas dalam pembuatannya.

Bayi-bayi tikus yang masih merah terebut direbus hidup-hidup untuk mendapatkan sarinya. Menurut pengakuan parta penikmatnya, minuman ini memiliki rasa dan aroma yang mirip sekali dengan bahan bakar bensin.

Alat Kelamin Dari Tiga Hewan

Jika Anda cukup suka jijik dengan miras yang diambil dari bayi tikus di atas, Cina juga masih memiliki minuman lain yang tak kalah menjijikkannya.

Minuman yang dikenal sebagai “Tezhi Sanbian Jiu” ini dibuat dari alat kelamin jantan dari tiga hewan yang berbeda-beda yaitu anjing, rusa dan anjing laut. Kabarnya, minuman ini memiliki khasiat yang bagus untuk vitalitas kaum Adam.

Jari Mumi Manusia

Menu bar di Kanada menyajikan menu spesial bagi para tamu. Diberi nama The Sourtoe Cocktail, sejenis minuman yang disajikan dengan jari jari mumi manusia asli yang disiapkan di dalam gelas.

Uniknya, ada cara khusus untuk meminumnya yaitu kamu bisa meminumnya cepat atau pelan, tapi bibir kamu tidak boleh bersentuhan dengan jari tersebut.

Itu tadi beberapa minuman paling sulit diambil dan dijijikkan di dunia. Meski terkesan menjijikkan, beberapa dari minuman ini telah menjadi bagian dari adat budaya bagi negara yang terkait. Bagaimana, Anda tertarik untuk mendukung?